Langsung ke konten utama

Cara Membuat Harimu Menjadi Lebih Produktif

 

HOW TO MAKE YOUR DAILY PRODUCTIVE ROUTINE

 

            Terkadang meskipun terlihat sibuk dan mengerjakan sesuatu, rupanya ada banyak hal yang tidak produktif kita kerjakan. Apalagi di tengah situasi yang mengharuskan kita untuk tinggal di rumah sepanjang waktu. Rasa bosan dan bingung akan membuat kita semakin tidak menikmati hari-hari kita. Ada beberapa cara yang dapat membantumu untuk lebih produktif setiap hari. Let’s dive in!

            Bangunlah lebih pagi. Be morning people, benar-benar sangat sulit bagi mereka yang sudah terbiasa bangun siang karena situasi. Atau mungkin bangun pagi tetapi tidak melakukan apapun di pagi hari selain bersiap untuk berangkat kerja. Nah, mulai sekarang, biasakan untuk bangun lebih pagi satu jam dari biasanya.

            Buat To-Do-List. Setelah bangun pagi, coba buatlah daftar kegiatan apa saja yang akan kamu lakukan di hari ini. Tulis semuanya dari mandi, makeup, memasak, breakfast, sampai nanti kamu akan tidur lagi. Jangan lupa untuk memasukkan list dokumen apa saja yang harus kamu persiapkan dalam pekerjaanmu. Data semua hal yang harus kamu kerjakan tanpa terkecuali. Lakukan setiap hari, bahkan di hari libur agar kamu terbiasa.

            Buat daftar makanan. Hal terpenting dalam kehidupan sehar-hari kita adalah makanan. Kadang, tanpa kita sadari kita jarang merencanakan makanan apa yang akan kita persiapkan untuk sarapan, makan siang, dan makan malam. Tidak adanya rencana itu, membuat kita malas untuk berbelanja dan lebih buruknya lagi malas untuk memasak. Pilihan paling tepat adalah dengan membeli di restoran cepat saji. Padahal kita tahu bersama, makanan cepat saji dan instan benar-benar tidak baik bagi kesehatan. Selain menyebabkan obesitas, ada banyak penyakit yang dapat terjadi karenanya. Benar-benar menakutkan bukan? Mengapa kita tidak mencoba untuk memasukkan “Pola Hidup Sehat” dalam daftar sehari-hari kita? Selain bisa membantu kita melakukan diet pola hidup sehat, kita juga akan semakin pintar dalam memasak menu-menu sederhana.

            Membaca buku-buku pengembangan. Bagi sebagian besar orang yang tidak suka membaca, hal ini akan menjadi sesuatu yang menantang. Cobalah untuk membaca secara rutin, karena membaca akan membantu untuk mencegah demensia saat sudah berusia nantinya. Biasakan membaca minimal 2 bab perhari. Membaca buku-buku pengembangan akan memberi manfaat tersendiri, seperti bertambahnya pengetahun tentang suatu hal. Pilih topic pengembangan yang menarik. Jika kalian memiliki lebih banyak waktu luang, bisa juga diisi dengan membaca minimal 3 buku dengan judul berbeda dan baca 2 bab pada masing-masing buku. Lebih baik membaca per dua bab daripada satu buku utuh agar tidak menjadi bosan.

            Menonton video yang berhubungan dengan gaya hidupmu. Tontonlah video-video yang cukup bermanfaat dan dapat kamu tiru dalam beraktivitas. Ambil contoh video pola hidup sehat. Atau video gaya hidup minimalis, dan masih banyak lagi video pengembangan yang akan membuatmu lebih produktif.

            Dengarkan podcast. Hal ini bukan berarti kamu tidak boleh mendengarkan lagu. Hanya saja terkadang, lagu akan membuatmu berhenti melakukan sesuatu karena terlalu menikmatinya. Pilih podcast yang bermutu seperti 30 days for lunch untuk membantumu membuat ide-ide baru dan belajar pengalaman dari banyak orang. Kamu bisa meluangkan waktu di malam hari untuk mendengarkan lagu favoritmu jika kamu sangat menginginkannya.

            Lakukan pekerjaanmu dalam 30 menit sampai 1 jam. Adanya waktu yang terbatas akan membuat kita melakukan semua pekerjaan dengan cepat. Usahakan untuk fokus dan berkonsentrasi. Selesaikan apa yang sedang kamu kerjakan dalam waktu kurang dari waktu yang kamu tentukan. Hal ini tidak hanya berlaku ketika kamu sedang mengerjakan pekerjaan penting seperti mengerjakan dokumen-dokumen kantor, tetapi juga pekerjaan-pekerjaan rumah seperti menyapu, mengepel, atau mencuci piring.

            Itulah beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk membuat waktumu lebih produktif. Mudah-mudahan semua bisa membantu dan membuatmu semakin pintar dalam mengatur waktumu. Selamat mencoba.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anak Laki-laki Bertopi Hijau

           Seorang anak laki-laki bertubu h mungil berjalan dengan sepatu usangnya sa mbil menangis. Ibunya tergopoh-gopoh menghampiri. Sang wanita separuh baya itu bertanya, “Ada apa anakku? Mengapa kamu menangis?” Sang anak tak dapat menahan tangisnya dan meronta-ronta. Sang ibu yang kebingungan hanya dapat memeluknya sembari menepuk pundaknya dan berkata, “Kapanpun kau ingin menceritakannya, ibu akan mendengarkan. Jika sulit bagimu untuk mengatakannya sekarang, ibu tetap menunggunya.”             Keesokan harinya, anak lelaki itu berlari lebih kencang sampai baju lusuhnya sobek. Ia menangis lebih keras dari sebelumnya. Sang ibu lagi-lagi memeluknya dan menepuk pundaknya. Ibu juga melepas kaos anak itu dan menjahitnya dengan rapi. Melihat sang ibu yang tidak bertanya apa-apa dan hanya menjahit baju, anak itu mendekat dan bertanya, “Ibu, aku lapar. Apakah ada makanan?”    ...

2.Cerita Rasa-Hari Bahagia

Sebuah hari yang seringkali kita impikan adalah hari di mana kita benar-benar merasa spesial dan bahagia. Wedding party, birthday party, atau hari-hari yang selalu kita rayakan. Kumpul bersama teman-teman, keluarga, dan orang-orang yang kita sayangi. Belum lagi mendapatkan hadiah untuk dibuka satu per satu. Menyenangkan bukan? Mendapat ucapan selamat. Rasanya kebahagiaan itu tak pernah ingin kita bagi dengan orang lain. Lebih parahnya lagi, kita menjadi egois dan ingin menunjukkan kepada semua orang betapa bahagianya kita hari itu.  Namun, setelah hari itu selesai, masihkah perasaan bahagia itu meliputi hidup kita? Atau justru kita memilih untuk diam dan menyalahkan keadaan. Mengapa aku baru tahu sekarang tentang sikap dan karakter orang yang kupilih? atau mengapa di usia baruku, justru tantangan dan masalah datang bertubi-tubi?  Lalu kemudian kita merasa seolah-olah hidup sendiri. Tidak ada satupun yang mengerti keadaan kita. Bukankah demikian? Pikiran negatif sering...